“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.” (HR. Thabrani dan Baihaqi)
Bulan Rajab telah lewat, dan kita akan menyambut bulan Sya’ban dan bulan suci Ramadhan. Pada dasarnya setiap perubahan bulan hijriah kita diminta berdoa agar diberi hidayah dari Allah SWT. Tetapi, pada di bulan Rajab dan Sya’ban ada yang lebih spesial, sehingga kita secara khusus disunnahkan berdoa meminta keberkahan. Mengapa?
Karena, bulan Rajab adalah salah satu dari Empat Bulan Haram atau yang dimuliakan Allah swt. (Bulan Dzulkaidah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab). Allah swt berfirman: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan Ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS At Taubah [9]: 36)
Read more…
Alhamdulillah, bulan Sya’ban telah menjelang dan bulan Ramdahan pun sudah di depan mata. “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.” (HR. Thabrani dan Baihaqi). Itulah doa yang selalu dipanjatkan umat Islam di bulan mulia ini.
Tentu, untuk menyambut bulan suci Ramadhan, kita perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan lebih mendekatkan diri pada Sang Khalik. Dalam upaya tersebut, Pengurus DKM Nurul Ihsan akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan di bulan Sya’ban ini dalam menyongsong Ramadhan 1431 H.
Read more…
Assalamualaikum Wr.Wb.
Hadirilah Acara Taushiyah dan Doa Bersama pada malam nishfu sya’ban. Senin malam, 26 Juli 2010 (14 Sya’ban 1431H), SETELAH SHOLAT MAGRIB di Masjid Nurul Ihsan.
“Allah melihat kepada semua makhluknya pada malam Nishfu Sya’ban dan Dia mengampuni mereka semua kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR Ath-Thabrani dan Ibnu Hibban).
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Regards
Dede Suryadi
Islam telah mendorong pemeluknya agar memiliki akhlak mulia. Nah, salah satu akhlak mulia itu adalah menyantuni anak yatim. Kasih sayang dan berbuat baik kepada anak yatim adalah sebagian dari akhlak dan moralitas orang-orang yang mulia. Itu tidak bisa dilakukan kecuali oleh seorang yang mulia, yang menghimpun banyak budi pekerti mulia, yang mencintai kebajikan. Abdullah bin Umar rodhiyallohu’anhu tidak pernah memakan makanan kecuali dimeja makannya ada seorang anak yatim yang makan bersamanya. Semoga kita seperti Abdullah bin Umar, seorang yang penyantun, lemah lembut, dan berupaya berbuat kebaikan kepada anak yatim, mengusap air mata mereka dengan tangan dan harta anda serta memasukkan perasaan gembira ke dalam hati mereka. Read more…
Masih ingat taushiyah Ustadz Hariri saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Ihsan pada Februari lalu? Dalam salah satu taushiyahnya Ustadz Hariri menyebutkan bahwa orang kaya tidak boleh pelit dalam menafkahkan hartanya. Dan jangan menunggu jadi kaya dulu baru mau bershadaqah. Artinya, Ustadz Hariri ingin menekankan berapapun harta yang dimiliki, kita harus bershadaqah secara optimal. Dan kalau kita banyak harta maka harus banyak pula shadaqahnya. Memang, bershadaqah dan berinfaq telah diperintahkan oleh Allah SWT seperti firmannya: “Hai orang-orang yang beriman. Nafkahkanlah sebagian rezeki yang telah Kami berikan kepadamu, sebelum datang hari di mana tidak ada lagi jual beli, tak ada lagi persahabatan yang akrab dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah golongan orang-orang yang dzalim”. (QS Al-Baqarah 254)
Read more…
Sesuai rencana yang telah dicanangkan para pengurus DKM Nurul Ihsan dan didukung sepenuhnya oleh warga Perumahan Griya Melati, maka pembangunan lantai dua Masjid Nurul Ihsan pun mulai
dilakukan. Seremoni awal pemugaran masjid dilakukan oleh Ketua RW 13 TBL Sony dan Ketua DKM Dede Suryadi, pada 2 April lalu. Tak hanya itu. Sebagai wujud kebersamaan, semua warga pun
turut bergotong royong melakukan pengecoran. Rencananya, kegiatan gotong royong warga untuk pengecoran tahap selanjutnya akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 8 Mei 2010. Kegiatan itu sekaligus
untuk menunjukkan kebersamaan warga Griya Melati dalam mewujudkan cita-cita bersama, yakni memiliki masjid yang representative dan multiguna. Maksudnya, selain berfungsi sebagai
tempat ibadah, juga berfungsi untuk syi’ar da’wah Islam lainnya, seperti adanya perpustakaan, TPA, dan sebagainya. Dalam kesempatan ini, seluruh pengurus DKM Nurul Ihsan—khususnya Panitia Pembangunan Masjid Nurul Ihsan—ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga dan semua donator atas dukungannya, baik dana, tenaga maupun pemikiran. Abu Hurairah meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda, ”Allah pasti akan membangun sebuah istana di Surga bagi orang yang membangun masjid untuk beribadah dengan harta yang halal. Bahan bangunan Surga itu terdiri dari batu permata dan berlian.” (HR. ath-Tabrani). Hadits lain menyebutkan, “Barangsiapa membangun masjid hanya untuk mencari ridha Allah, niscaya akan dibangunkan istana baginya di Surga.” (HR. Al Bukhari-Muslim). Namun, tentu saja, karena pembangunan masjid belum selesai, Panitia masih membuka pintu lebar bagi seluruh hamba Allah yang ingin mendermakan hartanya untuk membantu pembangunan Masjid Nurul Ihsan. “Sesungguhnya orang-orang muk’min itu adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Kemudian mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjuang dengan harta dan jiwa pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.” (QS Al-Hujarat, 49:15; QS An-Nisaa,4:146).
