DKM Nurul Ihsan Selenggarakan “Pengajian” Untuk tim Satpam dan Kompos

In CategoryBerita
Byadmin

Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi siapapun. Kewajiban menuntut ilmu ini tidak mengenal usia dan kasta, anak-anak dan orang dewasa
dari status sosial apapun diwajibkan menuntut ilmu.Nah, sebagai bagian dari program kerjanya, DKM Nurul Ihsan (akan) secara rutin menggelar pengajian dua mingguan khusus bagi tim Kompos dan
Satuan Pengaman (Satpam). Mereka akan beroleh kesempatan belajar dan mendalami ilmu agama Islam. Program pengajian ini merupakan yang kedua kalinya. Acaranya, secara khusus digelar di area
Kompos Perumahan Griya Melati (GM). Semangat dan keinginan yang tinggi untuk mempelajari ilmu agama terpancar dari wajah-wajah yang tak asing lagi bagi warga GM. Menggunakan pakaian koko dan peci,
mereka begitu khusyu mendengarka tausyiah yang diberikan penceramah. “Sebenarnya sudah lama kami ingin ada pengajian seperti ini,” ujar Ade, salah seorang tim Satpam GM.

Tak hanya tim Kompos dan Satpam yang antusias, bahkan Ketua RW 13 TBL Sony, Toto Kusiyanto (Bidang Keamanan dan Ketertiban), dan Ponirat (Koordinator Bidang Kebersihan dan Keindahan) pun sangat mendukung pengajian tersebut. Ketiganya pun menyempatkan hadir dalam pengajian itu. “Saya sangat mendukung pengajian ini,” tegas TBL Sony dalam sambutannya di acara pengajian itu.

Untuk pengajian yang pertama, taushiyah disampaikan oleh Edwin Aldrianto (Ketua Bidang Pendidikan dan Da’wah DKM Nurul Ihsan) dan Dede Suryadi (Ketua DKM Nurul Ihsan). Dalam pengajian pertama dibahas tentang pentingnya sholat lima waktu. Sementara pada pengajian kedua, taushiyah disampaikan oleh Ustadz Abdul Mughni (Wakil Ketua DKM Nurul Ihsan).Dalam pengajian ini, tema yang diangkat tentang pentingnya disiplin waktu. Penceramah menjelaskan, pada prinsipnya lamanya waktu itu bagi siapapun adalah sama yaitu 24 jam. Tinggal bagaimana menggunakan waktu tersebut. Alasannya ada tiga karakter waktu yang perlu dipahami. Pertama, waktu adalah nikmat yang paling besar dan berharga. Kedua, waktu cepat berlalu. Ketiga, waktu tidak bisa kembali lagi.

Sangat banyak ayat Alquran dan hadist yang membicarakan soal waktu.Seperti tersirat dalam surat Al Ashr. “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.” (Qs Al Ashr : 1-3).

Surat ini meski pendek namun memiliki makna yang penting,” ujar Ustadz Mughni. Selain mendengarkan taushiyah, dalam pengajian ini juga diadakan sesitanya jawab. Selanjutnya, acara Pengajian tim Satpam dan Kompos ini akan dilakukan setiap dua minggu sekali pada hari Sabtu, jam 7.30 pagi.Pengajian selanjutnya akan digelar pada 10 April mendatang.

Leave a Reply