Kepala Sekolah


Kata Sambutan Kepala Sekolah Nurul Ihsan Duta Ilmu

Kata Sambutan Kepala Sekolah Nurul Ihsan Duta Ilmu: Ancaman Nasional Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif

Setiap zaman memiliki ciri-ciri sendiri. Jaman sekarang sering diindentikan dengan era globalisasi secara singkat globalisasi dapat diartikan sebagai “Penyatunya Dunia” pada era ini dunia terasa semakin kecil dan transparan.

Pada era yang kompetitif ini untuk mempertahankan hidupnya manusia harus semakin bekerja keras, melakukan inovasi dan melahirkan kreasi-kreasi baru.

Kesetiaan akan semakin menipis karena suatu produk akan begitu cepat menjadi kuno segala sesuatunya dituntut praktis, cepat, tepat dan akurat.

Siapa yang lambat akan tertinggal dan yang tak menarik akan dilupakan orang.

Fenomena globalisasi merupakan akibat dari kecanggihan teknologi dan informasi.

Ancaman Nasional Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif

Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan bahan Adiktif lainnya ( Narkoba ) menjadi ancaman nasional yang perlu diperhatikan secara multidimensional, baik ditinjau dari segi Mikro ( keluarga ) maupun Makro ( Ketahanan Nasional ).

Dan ditinjau dari jenis zat, ketergantungan narkoba merupakan penyakit mental dan prilaku yang berdampak pada kondisi kejiwaan yang bersangkutan dan menimbulkan berbagai masalah sosial hingga tindak kriminal.

Ketergantungan narkoba merupakan penyakit kompleks yang ditandai oleh dorongan tidak tertahankan dan sukar dikendalikan untuk mengulang kembali penyalahgunaan narkoba.

Oleh karena itu, kecenderungan bagi penyalahguna untuk mendapatkan dan menyalahgunakan atau memakai kembali sangat tinggi, walaupun secara sadar mengetahui resiko dan akibatnya.

Penyakit ini sering menjadi kronik dengan adanya episode “Sembuh dan Kambuh” walaupun kadang-kadang dijumpai abstinensia yang lama.

Di Indonesia kasus menyalahgunaan narkoba mengalami peningkatan sangat tajam dan jumlah kasus yang ada jauh lebih besar dari pada kasus yang dilaporkan, salah satu penyebabnya belum adanya standarisasi sistem pencatatan dan pelaporan penyalahgunaan narkoba.

Pengetahuan Tentang Skala Penyalahgunaan Narkoba

Pengetahuan tentang skala penyalahgunaan narkoba masih belum mencukupi dan pemahaman kita tentang pola dan kecenderungannya masih sangat terbatas.

Untuk menyiapkan kebijakan yang efektif guna mengurangi penyalahgunaan narkoba memerlukan data mengenai kapan, dimana dan mengapa masyarakat menggunakan obat-obat terlarang tersebut.

Pola penggunaan narkoba melanglang menembus batas negara, dari sisi pengguna diseluruh wilayah dunia, tersedia akses terhadap begitu ragam narkoba, dan di sisi kecenderungan sosial khususnya diantara kaum muda (pelajar) dan kaum pekerja, menyebar lebih cepat melalui komunikasi yang semakin baik.

Globalisasi pengguna Narkoba memberi arti bahwa kebijakan mereduksi permintaan yang dibuat haruslah berorientasi global juga, demikian juga hanya dengan sistim informasi dimana kebijakan itu bersandar.

Narkoba yang beredar ditengah masyarakat sesungguhnya mempunyai dampak yang berbeda-beda, namum secara umum dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu narkoba yang mengakibatkan ketergantungan mental dan narkoba yang mengakibatkan ketergantungan mental dan fisik.

Dalam kaitan tersebut penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba diwilayah Indonesia yaitu meliputi kelompok : remaja anak-anak, pelajar, tempat-tempat hiburan, kelompok pekerja dan ibu rumah tangga/ wanita.

Dampak narkoba terhadap remaja anak-anak ( Pelajar ) merupakan tantangan pendidikan anak. Tanggung jawab pendidikan anak sebagaimana disebutkan oleh Abdullah Nasih Ulwan terbagi dalam 7 bagian pokok yaitu:

Pendidikan keimanan, pendidikan akhlak, pendidikan kejiwaan, pendidikan sosial, pendidikan akal, pendidikan fisik serta pendidikan seksual.

Upaya penanggulangan merebaknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dimasyarakat (pelajar) disamping aspek penegakan hukum dan kampanye anti narkoba oleh aparat penegak hukum situasi dan kondisi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba untuk masa depan harus diimbangi dengan pendidikan anak yang qur’ani yaitu:

Upaya Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba Dimasyarakat (pelajar)

Tingkat keluarga ( orang tua ) dengan cara:

  1. Mempererat ikatan keluarga dengan akidah islam, sehingga anak begitu terikat dengan Allah dan Rosulnya, dengan orang tua dan saudara-saudaranya, merasa bahagia dengan mereka sehingga kalaupun terjadi pertentangan nilai diluar, si anak tetap berpihak terhadap nilai-nilai keluarganya. Ikatan ini dapat dibina dengan kasih sayang, keteladanan, kebersamaan dalam waktu yang cukup, komunikasi yang baik, serta kerjasama yang baik atas dasar taqwa.
  2. Menyeleksi informasi yang masuk kedalam rumah agar anak memperoleh informasi yang baik, benar, dan perlu saja, sambil memberikan alternatif yang islami.
  3. Berdakwah kepada anggota keluarga lain tentang ” Aturan main yang akan dilakukan “

Tingkat sekolah dengan cara:

  1. Memberi masukan kepada pihak sekolah.
  2. Menetralisir pertentangan nilai disekolah, bila ada.
  3. Kalau mungkin membentuk sekolah sendiri. Guru dan pihak sekolah juga memperhatikan pergaulan para peserta didiknya makanan/ jajanan yang dikonsumsi, dilarang merokok dan minuman-minuman keras dsb. Pada intinya sekolah dan guru selalu memberikan contoh yang baik dan benar.

Tingkat Masyarakat dengan cara:

  1. Berdakwah bil lisan dan bil hal.
  2. Mencari lingkungan yang baik, bekerjasama dengan mereka dalam memperbaiki masyarakat.
  3. Membentuk sumber informasi alternatif untuk mereka, dengan memanfaatkan perangkat keras yang ada.

Meningkatnya penyalahgunaan narkoba diberbagai kalangan jelas membawa dampak negatif bagi penyalahguna itu sendiri, keluarga, lembaga tempat bekerja, masyarakat maupun negara. Bagi penyalahguna ancamannya adalah penjara dan nyawa, bagi keluarga menjadi beban dan membawa sengsara, bagi kantor dan sekolah menurunkan produktifitas/ mutu dan memberi dampak psikologis pada suasana kerja/ belajar, dan bagi bangsa dan negara membebani anggaran, meningkatkan kriminalitas dan menghancurkan generasi bangsa. Dengan meningkatnya penyalahgunaan pemakaian narkoba saya menyambut dengan rasa gembira dan bangga dengan diterbitkannya buku yang berjudul “PENYALAHGUNAAN NARKOBA DALAM PERSPEKSIF HUKUM PIDANA ISLAM DAN HUKUM PIDANA NASIONAL” Karya DR. MARDANI.

Semoga dapat dijadikan acuan oleh berbagai pihak untuk penanggulangan pengguna dan pengedar narkoba khususnya untuk kalangan keluarga besar NURUL IHSAN dalam membina siswa terhadap kejahatan narkoba.

MARWI ARGASASMITA

Dr. Marwi Argasasmita - Kata Sambutan Kepala Sekolah Nurul Ihsan Duta Ilmu