SMP IT Nurul Ihsan Berbeda Dari Thun Sebelumnya

SMP IT  NURUL IHSAN  BERBEDA DARI TAHUN SEBELUMNYA

Ditanggung bakal betah dan rajin belajar deh

Sekolah yang terletak di kawasan sentra primer Jakarta Timur ini memang bukan sembarang sekolah. Kompleks sekolah yang letaknya dipintu gerbang Jakarta bukan Cuma luas tapi juga asri banget.

Nggak boleh telat

Peraturan pertama yang nggak boleh dilanggar oleh semua penghuni sekolah Nurul Ihsan adalah soal datang kesekolah. Semua sudah harus datang paling lambat pukul 6.45, nggak boleh telat apalagi sampai kesiangan, wah kalau telat bisa kena hukum lari kelilingi sekolah atau disuruh nulis pernyataan nggak bakal telat lagi sebanyak 500 kali.

Sistim belajarnya beda

Pukul 6.45 bel sekolah berbunyi tanda semua murid harus masuk kelas lalu berdoa dan tadarus Alqur’an. Masingmasing sistem belajar mengajar yang diterapkan di Nurul Ihsan memang agak beda dibandingkan dengan sekolah lain pada umumnya, misalnya ,

  • Moving class. Kalau biasanya kita selalu belajar dikelas yang itu-itu saja di Nurul Ihsan setiap materi pelajaran di lakukan dikelas yang berbeda-beda. Jadi setiap kali ganti jam pelajaran, murid-murid akan pindak kelas lain. Hitung-hitung sekalian refreshing dan jadi nggak ngantuk. Kadang-kadang kita rame-rame suka mampir dulu ke toilet buat ngaca.

He…. he….he…. ujar Arsa murid grade 8 sambil tertawa

  • International Baccalaureate’s Middle Years Programme.

(Grade 7-9 atau setingkat SMP) adalah program kurikulum dengan standar in ternational yang diterapkan di Nurul Ihsan   sejak 8 bulan lalu  “ keuntungannya adalah standarisasi kurikulum yang memudahkan siswa untuk menstransfer nilai kalau seandaainya pindah  ke sekolah lain apakah didalam atau diluar negeri. Dia tidak harus mengulang mata pelajaran apalagi sampai harus mengulang kelas, karena materi pelajarannya yang sudah diperoleh di Nuriul Ihsan sama dengan materi pelajaran di sana. Sistem pembagian raport pun berbeda dengan sekolah lain karena nggak dibagikan setiap semester melainkan per sepuluh minggu dengan penilaian dari angka 1 sampai 7.

  • Ujian Nasional

Mulai tahun depan murid-murid kelas 3 selain ikut ujian nasional untuk mendapatkan nilai kelulusan, diharuskan juga membuat sebuah project atau semacam tesis singkat yang mengupas satu topik, bikinnya serius lho soalnya harus ada proses penilaian dan bimbingan  dari guru pembimbing, setelah itu hasilnya diprosentasekan didepan guru dan kelas. Wuh udah kaya skripsi mahasiswa aja ye…. Tapi dengan cara seperti ini , murid-murid dilatih kemampuannya untuk membuat tulisan, menganalisa dan merumuskan masalah, selain itu juga mengasah kemampuan dan keberaniannya untuk memprosentasekan di depan kelas. Hal ini menggali dan merangsang keaktifan dan kreaktifitas murid.

  • Guru Asing

Mulai tahun depan di Nurul Ihsan diupayakan 25 % guru yang mengajar adalah guru-guru asing. Makanya bahasa pengantar yang dipakai bahasa inggris. Nantinya nggak heran kalau disepanjang koridor, lapangan sampai kantin, hampir sebagian besar muridnya asyik cas cis cus berbahasa inggris. Kalau dikelas murid nggak boleh berbahasa Indonesia kalau melanggar bisa kena detention, pasti asyik setelah sekolah enam bulan bahasa inggrisnya jadi lancar.

Segudang aktivitas

Kelar jam sekolah sekitar pukul 15.00 semua murid-murid ganti baju, soalnya habis ini langsung ikut after school activities yang beragam banget, mulai dari basket, volly sampai wall climbing. Semua siswa diwajibkan mengikutinya. Mas

 

 

Tinggalkan Balasan