<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Ihsan</title>
	<atom:link href="http://www.nurulihsan.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nurulihsan.com</link>
	<description>Perumahan Griya Melati - Bogor</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 08:02:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dari Rajab Menuju Ramadhan*</title>
		<link>http://www.nurulihsan.com/?p=169</link>
		<comments>http://www.nurulihsan.com/?p=169#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 08:02:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nurulihsan.com/?p=169</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya&#8217;ban dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.&#8221; (HR. Thabrani dan Baihaqi)
Bulan Rajab telah lewat, dan kita akan menyambut bulan Sya’ban dan bulan suci Ramadhan. Pada dasarnya setiap perubahan bulan hijriah kita diminta berdoa agar diberi hidayah dari Allah SWT. Tetapi, pada di bulan Rajab dan Sya’ban ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;<em>Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya&#8217;ban dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan</em>.&#8221; (HR. Thabrani dan Baihaqi)</p>
<p>Bulan Rajab telah lewat, dan kita akan menyambut bulan Sya’ban dan bulan suci Ramadhan. Pada dasarnya setiap perubahan bulan hijriah kita diminta berdoa agar diberi hidayah dari Allah SWT. Tetapi, pada di bulan Rajab dan Sya’ban ada yang lebih spesial, sehingga kita secara khusus disunnahkan berdoa meminta keberkahan. Mengapa?</p>
<p>Karena, bulan Rajab adalah salah satu dari Empat Bulan Haram atau yang dimuliakan Allah swt. (Bulan Dzulkaidah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab). Allah swt berfirman: “<em>Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan Ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa</em>.” (QS At Taubah [9]: 36)</p>
<p><span id="more-169"></span></p>
<p>Selain itu, pada bulan ini, paling tidak, umat diingatkan dengan salah satu peristiwa besar, yakni peristiwa Isra’ Mikraj Nabi Muhammad saw., tepatnya tanggal 27 Rajab. Peristiwa ini bahkan diabadikan di dalam al-Quran (lihat QS al-Isra’ [17]: 1).</p>
<p>Para ulama bersepakat, bahwa pada peristiwa Isra Mi’raj inilah Nabi Muhammad SAW  menerima perintah langsung dari Allah SWT berupa kewajiban shalat lima waktu. Shalat lima waktu adalah salah satu kewajiban utama dan istimewa, yang karenanya berusaha untuk selalu dijaga dan dipelihara setiap Muslim. Karena itu, begitu pentingnya peristiwa Isra  Mi’raj ini, kaum Muslim, khususnya di negeri ini, setiap tanggal 27 Rajab memperingatinya.</p>
<p>Sementara itu, terkait dengan bulan Sya’ban, bulan di mana banyak peristiwa yang patut menjadi perhatian mukminin. Antara lain, pada bulan Sya’ban ini merupakan saat di mana amalan hamba diangkat kepada Allah SWT, terjadinya perubahan arah kiblat yang berpindah dari Baitul Maqdis di Palestina ke Ka’bah di Makkah al-Mukarramah. Selain itu, pada bulan Sya’ban, Allah SWT menurunkan ayat tentang anjuran membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw., yaitu: “<em>Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Karena itu, hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya</em>.” (QS al-Ahzab [33]: 56).</p>
<p>Juga, pada bulan Sya’ban terdapat malam yang mulia dan penuh berkah, yaitu malam Nishfu Sya’ban. Pada malam ini Allah SWT mengampuni orang-orang yang meminta ampunan, mengasihi orang-orang yang minta belas kasihan, mengabulkan doa orang-orang yang berdoa, menghilangkan kesusahan orang-orang yang susah, memerdekakan orang-orang dari api neraka, dan mencatat bagian rezeki dan amal manusia.</p>
<p>Malam Nishfu Sya’ban atau bahkan seluruh bulan Sya’ban adalah saat yang tepat bagi seorang Muslim untuk sesegera mungkin melakukan kebaikan. Malam itu adalah saat yang utama dan penuh berkah. Karena itu, selayaknya seorang Muslim memperbanyak ragam amal kebaikan.</p>
<p><span style="font-family: 'Bitstream Vera Serif', serif;"><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: medium;">Banyak hadis yang menerangkan keistimewaan malam </span></span><em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: medium;">Nishfu Sya’ban</span></span></em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: medium;"> ini, sekalipun di antaranya ada yang </span></span><em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: medium;">dha’if</span></span></em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: medium;"> (lemah). Namun demikian, Al-Hafizh Ibn Hibban telah menyatakan kesahihan sebagian hadis-hadis tersebut, di antaranya, bahwa Nabi Muhammad saw. pernah bersabda, “Allah melihat kepada semua makhluknya pada malam </span></span><em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: medium;">Nishfu Sya’ban</span></span></em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: medium;"> dan Dia mengampuni mereka semua kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR ath-Thabrani dan Ibnu Hibban).</span></span></span></p>
<p>Yang pasti, Sya’ban adalah ‘pintu masuk’ menuju bulan suci Ramadhan. Sudah selayaknya setiap Muslim mempersiapkan diri pada bulan ini, dengan memperbanyak amal ibadah dan ketaatan. Tidak lain dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan untuk meraih keutamaannya yang jauh lebih besar. Sebab, di dalam bulan Ramadhan ada Lailatul Qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan (QS al-Qadr [97]: 2).</p>
<p><strong>Sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan</strong></p>
<p>Inilah harapan besar kita setelah meminta permohonan diberkahi di bulan Rajab dan Sya&#8217;ban. Kita meminta dipertemukan dengan Ramadhan untuk melakukan amal shaleh  sebanyak-banyak, beribadah dan tentunya lagi pahala yang <em>ghairu mamnun</em> (tanpa putus).</p>
<p>Ramadhan adalah penghulu semua-bulan Hijriah sebagaimana hari Jum&#8217;at adalah penghulu semua hari-hari yang tujuh. Setiap tahun Ramadhan datang menyapa dan setelah itu pergi lagi. Keutamaan begitu banyak dan memang tidak mudah digapai seluruhnya oleh setiap muslim kecuali dengan susah payah dan kebersihan hati serta keikhlasan jiwa. Bagaikan sang pengantin yang bersiap-siap menemui si calon mempelainya dengan segudang rasa, seorang muslim yang merindukan bulan suci ini tidak akan menyia-nyiakan pertemuannya dengan Ramadhan.</p>
<p>Nah, untuk mengoptimalkan saat-saat fenomenal nanti di bulan Ramadhan bersama Sang Kekasih itulah, kita harus sudah mempersiapkan segalanya dengan harapan semua <em>fadhilah </em>yang ada di dalamnya bisa ditangguk secara menyeluruh. Oleh karena itu, Rasulullah mengajak kita, umatnya untuk melakukan <em>warming up</em> di dua bulan yang juga tidak kalah pentingnya, yakni bulan Rajab dan Sya&#8217;ban. Dalam hadits di atas nabi memohon kepada Allah seraya mengajak umatnya, untuk diberikan keberkahan yang optimal dengan melakukan pelatihan amal sholeh dalam dua bulan itu.</p>
<p>Semoga kita bisa memanfaatkan bulan Rajab dan Sya&#8217;ban ini sebagai proses pelatihan dan <em>training</em> kebaikan menjelang bulan yang kita nanti-nantikan itu. Tentunya, dengan perasaan bahwa Ramadhan itu sudah dekat sehingga menjadikan kita lebih dekat lagi kepada Allah swt. Kalaupun takdir Allah “berkata lain” kepada diri kita, Insya Allah ajang pelatihan itu akan menjadi saksi bahwa kita benar-benar mencintai Ramadhan dengan ibadah, meski akhirnya itu akan menjadi pertemuan terakhir kita dengannya.</p>
<p>&#8220;<em>Sampaikanlah kami (Ya Allah) ke bulan Ramadhan</em>&#8220;. Amiin</p>
<p>*Edwin Aldrianto (Ketua Bidang Dakwah dan Pendidikan DKM Nurul Ihsan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nurulihsan.com/?feed=rss2&amp;p=169</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LAPORAN KEUANGAN PEMBANGUNAN LANTAI 2, Periode 6 Juni &#8211; 22 Juli 2010</title>
		<link>http://www.nurulihsan.com/?p=164</link>
		<comments>http://www.nurulihsan.com/?p=164#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 07:37:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nurulihsan.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[






























PENERIMAAN

 PENGELUARAN 


URAIAN
JUMLAH

URAIAN
JUMLAH











Penerimaan s.d. 5 Juni 2010

111,055,000

Pengeluaran s.d. 5 Juni 2010

53,783,000


Penerimaan 6 Juni s.d. 22 Juli 2010

 31,080,000 

Pengeluaran 6 Juni s.d. 22 Juli 2010 :




Jumlah

 142,135,000 

- Dibayar belanja material

46,243,000






- Dibayar upah pekerja

18,149,000






- Jaya Mix

16,520,000







- Mobil Pompa/belalai

 1,900,000 


Saldo kas


 5,540,000 

Jumlah

 136,595,000 











Daftar Donatur Tgl. 6 Juni S.D. 22 Juli 2010























NAMA
 ALAMAT 
 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" frame="VOID" rules="NONE">
<colgroup>
<col width="193"></col>
<col width="59"></col>
<col width="98"></col>
<col width="10"></col>
<col width="196"></col>
<col width="63"></col>
<col width="90"></col>
</colgroup>
<tbody>
<tr>
<td width="193" height="20" align="LEFT"><span style="font-size: x-small;"><strong><br />
</strong></span></td>
<td width="59" align="LEFT"></td>
<td width="98" align="LEFT"></td>
<td width="10" align="LEFT"></td>
<td width="196" align="LEFT"></td>
<td width="63" align="LEFT"></td>
<td width="90" align="LEFT"></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3" height="19" align="CENTER"><strong>PENERIMAAN</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td colspan="3" align="CENTER"><strong> PENGELUARAN </strong></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" height="17" align="CENTER">URAIAN</td>
<td align="LEFT">JUMLAH</td>
<td align="LEFT"></td>
<td colspan="2" align="CENTER">URAIAN</td>
<td align="LEFT">JUMLAH</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Penerimaan s.d. 5 Juni 2010</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">111,055,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT" bgcolor="#FFFFFF">Pengeluaran s.d. 5 Juni 2010</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">53,783,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Penerimaan 6 Juni s.d. 22 Juli 2010</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT"><span style="text-decoration: underline;"> 31,080,000 </span></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT" bgcolor="#FFFFFF">Pengeluaran 6 Juni s.d. 22 Juli 2010 :</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Jumlah</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT"><span style="text-decoration: underline;"> 142,135,000 </span></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT" bgcolor="#FFFFFF">- Dibayar belanja material</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT" bgcolor="#FFFFFF">46,243,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT" bgcolor="#FFFFFF">- Dibayar upah pekerja</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT" bgcolor="#FFFFFF">18,149,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT" bgcolor="#FFFFFF">- Jaya Mix</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT" bgcolor="#FFFFFF">16,520,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT" bgcolor="#FFFFFF">- Mobil Pompa/belalai</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT" bgcolor="#FFFFFF"><span style="text-decoration: underline;"> 1,900,000 </span></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"><strong>Saldo kas</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="RIGHT"><strong><span style="text-decoration: underline;"> 5,540,000 </span></strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Jumlah</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT"><span style="text-decoration: underline;"> 136,595,000 </span></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"><strong>Daftar Donatur Tgl. 6 Juni S.D. 22 Juli 2010</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
</tr>
<tr>
<td height="8" align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="CENTER"><strong>NAMA</strong></td>
<td align="CENTER"><strong> ALAMAT </strong></td>
<td align="CENTER"><strong> JUMLAH </strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="CENTER"><strong>NAMA</strong></td>
<td align="CENTER"><strong> ALAMAT </strong></td>
<td align="CENTER"><strong> JUMLAH </strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Mainan Edukatif Omocha Toys</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">5,000,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Kemal Fasya</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Hamba Allah</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Ibu Sarmila</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">230,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Ibu Etty Sariwati</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">200,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Wahyu Darsono</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Hamba Allah</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">300,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">di</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Arya Dwi Paramita</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">2,000,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Edi Sugianto</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">200,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Ibu Farhah Faridah</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">250,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Kusuma Wijaya</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Sdr. Hari Dkk.</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">200,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Raisah Akbar</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">25,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Soedyono A.</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Anita</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">25,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Dewi Ratih</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">200,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Rifki Irawan</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Radit</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Maritza Raushani A.</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Ibu Mira</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Ariiq</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Sigit Ilham</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">1,200,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Daud Ruslan</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Ibu Afrida</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Arifin</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Amelia Suci Rahmadani</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Drs. Yusral Ramli</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Ari Gunawan</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">1,000,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Edi Sugianto</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">200,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Hamba Allah</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Rifki Irawan</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Abdul Mughni</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">1,000,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Dhea</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">25,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Ibu Eti Sariwati</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">200,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Mikail Taufik</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Radit</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Bambang Sumantri</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Soedyono A.</td>
<td align="LEFT">Blok A</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Raisah Akbar</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">25,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Ibu Eli</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Anita</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">25,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Ramdan</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Kusuma Wijaya</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Wahyu F Riva</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Kemal</td>
<td align="LEFT">Blok C</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Toto Kusianto</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Handi Sapto H</td>
<td align="LEFT">Blok D</td>
<td align="RIGHT">1,500,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Memed</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Abdurrahman S</td>
<td align="LEFT">Blok D</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Andi</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Sunardi</td>
<td align="LEFT">Blok D</td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Dasaat</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">200,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak M. Rifki Mulyana</td>
<td align="LEFT">Blok D</td>
<td align="RIGHT">60,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Sultan bin Atep Budiman</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak H. Udiansyah</td>
<td align="LEFT">Blok D</td>
<td align="RIGHT">300,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">BapakYusuf Nugroho</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Mardiono</td>
<td align="LEFT">Blok D</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Agus Darmawan</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Wahyudi Hasbi</td>
<td align="LEFT">Blok D</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Ibu Bidan Juju Irawan</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Tono</td>
<td align="LEFT">Blok D</td>
<td align="RIGHT">300,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Agung Gunawan</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Nana Yudiana</td>
<td align="LEFT">Blok D</td>
<td align="RIGHT">2,000,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Erik Prasetio</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Ibu Suharyanto</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Asep BS</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Voucher via Bapak Radit</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">460,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Ramdhan</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Voucher via Bapak Yusuf</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Gino Kartawi</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">50,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Reza Tanah Baru</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Wahyu F. Riva</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">100,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Irmanida Batubara</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">600,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">M. Faisal</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Bapak Dedi Humaedi</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Bapak Muryanto</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="RIGHT">1,000,000</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Ibu Indah Melina</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">300,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"><strong>Jumlah I</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="RIGHT"><strong> 18,100,000 </strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Hamba Allah</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">1,000,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Hamba Allah</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">55,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">Sumbangan Material :</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Voucher Hamba Allah</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">500,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT">1. Hamba Allah</td>
<td align="LEFT">Blok B</td>
<td align="LEFT">20 sak semen</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT">Keropak Pembangunan</td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT">1,200,000</td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"><strong>Jumlah II</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="RIGHT"><strong> 12,980,000 </strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"><strong>Jumlah I</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT"><strong> 18,100,000 </strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="20" align="LEFT"><strong>Jumlah II</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT"><strong> 12,980,000 </strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"><strong>Jumlah penerimaan yang telah dilaporkan tanggal 5 Juni 2010</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="RIGHT"><strong> 111,055,000 </strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"><strong>Total Penerimaan Kas</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="RIGHT"><strong> 142,135,000 </strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="10" align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
</tr>
<tr>
<td height="14" align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="7" height="89" align="JUSTIFY" valign="TOP"><strong>Pengurus DKM Nurul Ihsan mengucapkan terima kasih kepada warga dan semua pihak yang telah memberikan sumbangan baik berupa dana, material, tenaga, pikiran dan perhatian bagi terlaksananya pembangunan lantai 2 ini, juga kepada warga yang menyumbang konsumsi bagi para pekerja pembangunan masjid yang dikoordinir Ibu sharmila Tedy, semoga Allah SWT membalasnya dengan rezeki yang berlipat.</strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="11" align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
<td align="LEFT"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="6" height="34" align="JUSTIFY" valign="TOP"><strong>Sebagaimana tertuang dalam Rencana Anggaran dan Biaya, pembangunan lantai 2 Masjid Nurul Ihsan memerlukan dana sebesar……………………</strong></td>
<td align="RIGHT"><strong> 385,608,000 </strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="19" align="LEFT"><strong>Sumbangan berupa material dikonversikan senilai……….</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="RIGHT"><strong> 18,550,000 </strong></td>
<td align="JUSTIFY" valign="TOP"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"><strong>Dana yang sudah terkumpul berupa uang kas……………………</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="RIGHT"><strong> 142,135,000 </strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="17" align="LEFT"><strong>Dana yang sudah terpakai</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="RIGHT" bgcolor="#FFFFFF"><strong> 136,595,000 </strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="19" align="LEFT"><strong><span style="text-decoration: underline;">Sisa dana yang tersedia</span></strong></td>
<td align="LEFT"><strong><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span></strong></td>
<td align="LEFT"><strong><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span></strong></td>
<td align="LEFT"><strong><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span></strong></td>
<td align="RIGHT" bgcolor="#FFFFFF"><strong><span style="text-decoration: underline;"> 5,540,000 </span></strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="5" height="17" align="LEFT"><strong>Jumlah sumbangan yang terkumpul berupa uang kas dan material</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="RIGHT" bgcolor="#FFFFFF"><strong><span style="text-decoration: underline;"> 160,685,000 </span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="20" align="LEFT"><strong>Biaya yang masih diperlukan untuk pembangunan</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong>…</strong></td>
<td align="LEFT"><strong>………………………………..</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="RIGHT" bgcolor="#FFFFFF"><strong><span style="text-decoration: underline;"> 224,923,000 </span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td height="12" align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT"><strong><br />
</strong></td>
<td align="LEFT" bgcolor="#FFFFFF"><strong><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="7" height="51" align="JUSTIFY" valign="TOP"><strong>Untuk itu kami sangat berharap kepada Ikhwatul Iman warga Griya Melati untuk tidak bosan-bosannya beramal mengulurkan dana untuk penyelesaian pembangunan lantai 2 masjid ini agar bisa selesai sesuai rencana.</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nurulihsan.com/?feed=rss2&amp;p=164</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agenda Jelang Ramadhan</title>
		<link>http://www.nurulihsan.com/?p=161</link>
		<comments>http://www.nurulihsan.com/?p=161#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 07:34:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nurulihsan.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, bulan Sya’ban telah menjelang dan bulan Ramdahan pun sudah di depan mata. &#8220;Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya&#8217;ban dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.&#8221; (HR. Thabrani dan Baihaqi). Itulah doa yang selalu dipanjatkan umat Islam di bulan mulia ini. 
Tentu, untuk menyambut bulan suci Ramadhan, kita perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;"><em>Alhamdulillah</em></span></span><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">, bulan Sya’ban telah menjelang dan bulan Ramdahan pun sudah di depan mata. &#8220;</span></span><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;"><em>Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya&#8217;ban dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan</em></span></span><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">.&#8221; (HR. Thabrani dan Baihaqi). Itulah doa yang selalu dipanjatkan umat Islam di bulan mulia ini. </span></span></p>
<p><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Tentu, untuk menyambut bulan suci Ramadhan, kita perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan lebih mendekatkan diri pada Sang Khalik. Dalam upaya tersebut, Pengurus DKM Nurul Ihsan akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan di bulan Sya’ban ini dalam menyongsong Ramadhan 1431 H.</span></span></p>
<p><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;"><span id="more-161"></span></span></span></p>
<p><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Kegiatan diawali dengan menyambut peringatan Isra Mi’raj pada Sabtu 10 Juli lalu melalui kegiatan anak-anak Griya Melati. Alhamdulillah, acara lomba menggambar, mewarnai dan pemilihan da’i cilik tersebut cukup banyak peminatnya. Mereka ada tunas-tunas kreatif di masa datang.</span></span></p>
<p><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Kemudian, pada hari  Minggu, 25 Juli pagi hari akan diadakan pengajian  bertema “Dari Isra Mi’raj Menuju Ramadhan”. Pengajian dengan penceramah Ustadz  Dr. Ir. H. Farhat Umar, MSi (Ketua Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Sahid) ini akan mengupas tentang keutamaan-keutamaan bulan Rajab, Sya’ban dan persiapan menjelang Ramadhan. Untuk menambah nilai pada acara ini, akan dilakukan juga pemberian satunan pendidikan bagi kaum dhuafa di sekitar perumahan kita. Acara santuan ini dikoordinir oleh ibu-ibu pengajian akhwat.</span></span></p>
<p><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: small;"><span style="font-size: medium;">Setelah itu, </span><span style="font-size: medium;"><em>insyaalah</em></span><span style="font-size: medium;"> atas usulan jamaah masjid, pada Senin (malam Selasa) 26 Juli  (14 Sya’ban 1431H) akan dilakukan  dzikir dan doa bersama untuk  mendekatkan diri pada Allah SWT pada malam </span><em><span style="font-size: medium;">Nishfu Sya’ban.</span></em><span style="font-size: medium;"> Rasulullah SAW bersabda, </span><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: medium;">“Allah melihat kepada semua makhluknya pada malam </span></span><em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: medium;">Nishfu Sya’ban</span></span></em><span style="font-family: Calibri, sans-serif;"><span style="font-size: medium;"> dan Dia mengampuni mereka semua kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR Ath-Thabrani dan Ibnu Hibban).</span></span></span></span></p>
<p><span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: small;"><span style="font-size: medium;">Tak lupa, pada Minggu sore hari, 8 Agustus akan dilakukan Tarhib Ramadhan. </span><span style="color: #333333;"><span style="font-size: medium;">Kata tarhib berasal dari akar kata yang sama yang membentuk kata Marhaban. Sedangkan marhaban artinya selamat datang atau welcome. </span></span><span style="font-size: medium;">Maka Tarhib Ramadhan berarti Selamat Datang Ramadhan atau welcome Ramadhan. Melalui Tarhib ini kita mempersiapkan diri menyambut kedatangan bulan istimewa Ramadhan.</span></span></p>
<p><span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: large;">Semoga kita diberikan umur panjang agar bisa menikmati indahnya bulan Ramadhan yang akan jatuh pada minggu kedua di bulan Agustus mendatang.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nurulihsan.com/?feed=rss2&amp;p=161</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Acara Taushiyah dan Doa Bersama pada malam nishfu sya’ban</title>
		<link>http://www.nurulihsan.com/?p=159</link>
		<comments>http://www.nurulihsan.com/?p=159#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 07:12:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nurulihsan.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum Wr.Wb.
Hadirilah  Acara Taushiyah dan Doa Bersama pada malam nishfu sya’ban. Senin malam, 26 Juli 2010 (14 Sya’ban 1431H), SETELAH SHOLAT MAGRIB  di Masjid Nurul Ihsan.
“Allah melihat kepada semua makhluknya pada malam Nishfu Sya’ban dan Dia mengampuni mereka semua kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR Ath-Thabrani dan Ibnu Hibban).
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Regards
Dede Suryadi
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Wr.Wb.</p>
<p>Hadirilah  Acara Taushiyah dan Doa Bersama pada malam nishfu sya’ban. Senin malam, 26 Juli 2010 (14 Sya’ban 1431H), SETELAH SHOLAT MAGRIB  di Masjid Nurul Ihsan.</p>
<p>“Allah melihat kepada semua makhluknya pada malam Nishfu Sya’ban dan Dia mengampuni mereka semua kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR Ath-Thabrani dan Ibnu Hibban).</p>
<p>Wassalamualaikum Wr. Wb.</p>
<p>Regards<br />
Dede Suryadi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nurulihsan.com/?feed=rss2&amp;p=159</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Donatur dan Santunan Anak Yatim</title>
		<link>http://www.nurulihsan.com/?p=156</link>
		<comments>http://www.nurulihsan.com/?p=156#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 04:25:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nurulihsan.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Donatur &#38; Santunan
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.nurulihsan.com/wp-content/uploads/2010/06/Donatur-Santunan.pdf">Donatur &amp; Santunan</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nurulihsan.com/?feed=rss2&amp;p=156</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyantuni Anak Yatim</title>
		<link>http://www.nurulihsan.com/?p=152</link>
		<comments>http://www.nurulihsan.com/?p=152#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 04:18:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nurulihsan.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Islam telah mendorong pemeluknya agar memiliki akhlak mulia. Nah, salah satu akhlak mulia itu adalah menyantuni anak yatim. Kasih sayang dan berbuat baik kepada anak yatim adalah sebagian dari akhlak dan moralitas orang-orang yang mulia. Itu tidak bisa dilakukan kecuali oleh seorang yang mulia, yang menghimpun banyak budi pekerti mulia, yang mencintai kebajikan.  Abdullah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Islam telah mendorong pemeluknya agar memiliki akhlak mulia. Nah, salah satu akhlak mulia itu adalah menyantuni anak yatim. Kasih sayang dan berbuat baik kepada anak yatim adalah sebagian dari akhlak dan moralitas orang-orang yang mulia. Itu tidak bisa dilakukan kecuali oleh seorang yang mulia, yang menghimpun banyak budi pekerti mulia, yang mencintai kebajikan.  Abdullah bin Umar rodhiyallohu&#8217;anhu tidak pernah memakan makanan kecuali dimeja makannya ada seorang anak yatim yang makan bersamanya. Semoga kita seperti Abdullah bin Umar, seorang yang penyantun, lemah lembut, dan berupaya berbuat kebaikan kepada anak yatim, mengusap air mata mereka dengan tangan dan harta anda serta memasukkan perasaan gembira ke dalam hati mereka. <span id="more-152"></span></p>
<p>Jika anda mendapat taufiq untuk melaksanakan itu, maka anda benar-benar manusia yang beruntung. Yang berhak mendapat gelar “Seorang yang Berbudi”. Sebenarnya, untuk menyantuni anak yatim anda tidak harus memiliki kekayaan yang melimpah. Melainkan, siapa yang memungut seorang anak yatim, memberinya makanan dengan makanan yang seharihari yang dimakannya, memberinya minum dengan minuman yang bisa diminumnya, maka ia akan memperoleh kedudukan sebagai sahabat nabi Shallallaahu &#8216;alaihi wa Sallam di surga. “Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim di antara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumn ya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” [HR. Abu Ya'la dan Thobroni, Shohih At Targhib, Al-Albaniy : 2543].  Lalu, apa hasil yang akan diperoleh dengan menyantuni dan mengasihi anak yatim? Pastinya, Anda bisa menjadi sahabat nabi Shallallaahu &#8216;alaihi wa Sallam di surga. Selain itu, mengasihi anak yatim merupakan obat hati yang mujarab, yakni melunakkan hati. Anda tidak akan pernah mendapati orang yang menyantuni anak yatim, kecuali pasti memiliki hati yang pengasih. Sebaliknya, anda tidak akan menjumpai seorangpun yang tidak mengasihi anak yatim, kecuali ia memiliki hati yang keras dan berakhlak buruk.</p>
<p>Manfaat lain dari tindakan mengasihi anak yatim yang telah dikabarkan oleh nabi Shallallaahu &#8216;alaihi wa Sallam kepada seorang yang bertanya kepada beliau adalah: bahwa meyantuni anak yatim merupakan sarana terpenuhimya kebutuhan dan terwujudnya apa yang dicari. “Orang-orang yang pengasih, akan dikasihi oleh Ar Rohman (Yang Maha Pengasih) Tabaaroka wa ta&#8217;ala. Kasihilah siapa yang ada dibumi niscaya engkau dikasihi oleh yang di langit.” [HR. Abu dawud, Tirmidzi dan lain-lain. As silsilatu shohihah: 925].  Berbuat baik kepada anak yatim ini bisa dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, memberinya makan dan pakaian, serta menanggung kebutuhan-kebutuhan pokoknya. Kedua, mengusap kepalanya serta menunjukkan kasih sayang kepadanya. Tindakan ini akan mempunyai pengaruh besar terhadap kejiwaan anak yatim. Ibnu Umar rodhiyallohu &#8216;anhu jika melihat anak yatim, beliau mengusap kepalanya dan memberinya sesuatu. Ketiga, membiayai sekolahnya, sebagaimana seseoang ingin menyekolahkan anaknya. Keempat, mendidiknya dengan ikhlas, sebagaimana keikhlasanya dalam mendidik anak kandungnya sendiri. Kelima, jika ia melakukan perbuatan yang mengharuskan diberi hukuman, maka bersikap lemah-lembut dalam mendidiknya. Keenam, bertakwa kepada Allah dalam mengelola harta anak yatim, jika anak yatim itu mempunyai harta kekayaan. Jangan sampai hartanya dihabiskan karena menginginkan agar anak yatim itu kelak tidak meminta hartanya kembali. Sebaliknya, hartanya harus dijaga, sehinga ketika ia telah dewasa, harta tersebut dikembalikan kepadanya. Ketujuh, mengembangkan harta anak yatim dan bersikap ikhlas di dalamnya, sehingga hartanya tidak habis oleh zakat.</p>
<p>Inilah beberapa gambaran tentang cara berbuat baik kepada anak yatim. Berbuat baik kepada anak yatim tidak hanya diperintahkan kepada orang-orang tertentu, tetapi kepada setiap muslim sebagai bentuk amal solih. Sungguh, tidak ada orang yang lebih lemah daripada orag yang tidak mampu menyelinapkan niat di hatinya untuk melasanakan amal-amal solih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nurulihsan.com/?feed=rss2&amp;p=152</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DAFTAR DONATUR PEMBANGUNAN MASJID NURUL IHSAN per 4 Mei 2010</title>
		<link>http://www.nurulihsan.com/?p=149</link>
		<comments>http://www.nurulihsan.com/?p=149#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 02:01:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nurulihsan.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.nurulihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/LapDonatur.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-150" title="LapDonatur" src="http://www.nurulihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/LapDonatur.gif" alt="" width="710" height="297" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nurulihsan.com/?feed=rss2&amp;p=149</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LAPORAN KEUANGAN PEMBANGUNAN Lt 2 MASJID NURUL IHSAN Periode Per 5 Mei 2010</title>
		<link>http://www.nurulihsan.com/?p=143</link>
		<comments>http://www.nurulihsan.com/?p=143#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 01:52:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nurulihsan.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img src="file:///C:/DOCUME%7E1/WIDIAC%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /><img src="file:///C:/DOCUME%7E1/WIDIAC%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.png" alt="" /><a href="http://www.nurulihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/laporan-keuangan-Mei.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-144" title="laporan-keuangan-Mei" src="http://www.nurulihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/laporan-keuangan-Mei.gif" alt="" width="687" height="291" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nurulihsan.com/?feed=rss2&amp;p=143</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berinvestasi Melalui Shadaqah</title>
		<link>http://www.nurulihsan.com/?p=139</link>
		<comments>http://www.nurulihsan.com/?p=139#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 01:45:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dede Suryadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nurulihsan.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat taushiyah Ustadz Hariri saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Ihsan pada Februari lalu? Dalam salah satu taushiyahnya Ustadz Hariri menyebutkan bahwa orang kaya tidak boleh pelit dalam menafkahkan hartanya. Dan jangan menunggu jadi kaya dulu baru mau bershadaqah. Artinya, Ustadz Hariri ingin menekankan berapapun harta yang dimiliki, kita harus bershadaqah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --><span style="font-family: ArialMT,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Masih ingat taushiyah Ustadz Hariri saat perayaan Maulid Nabi <span style="font-size: small;">Muhammad SAW di Masjid Nurul Ihsan pada Februari lalu? Dalam salah satu </span>taushiyahnya Ustadz Hariri menyebutkan bahwa orang kaya tidak boleh pelit dalam menafkahkan hartanya. Dan jangan menunggu jadi kaya dulu baru mau bershadaqah. Artinya, Ustadz Hariri ingin menekankan berapapun harta yang dimiliki, kita harus bershadaqah secara optimal. Dan kalau kita banyak harta maka harus banyak pula shadaqahnya. Memang, bershadaqah dan berinfaq telah diperintahkan oleh Allah SWT seperti firmannya: </span></span>“<span style="font-family: ArialMT,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: ArialMT,Italic,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>Hai orang-orang yang beriman. </em></span></span><em>Nafkahkanlah sebagian  rezeki yang telah Kami berikan kepadamu, sebelum datang hari di mana tidak ada lagi jual beli, tak ada lagi persahabatan yang akrab dan tidak ada lagi syafa&#8217;at. Dan orang-orang kafir itulah </em><span style="font-family: ArialMT,Italic,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>golongan orang-orang yang dzalim</em></span></span><span style="font-size: small;">”. (QS Al-</span>Baqarah 254) </span></span></p>
<p><span style="font-family: ArialMT,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span id="more-139"></span>Firman Allah lainnya yang memerintahkan agar kita harus mengorbankan harta di jalan Allah, yaitu: </span></span>“<span style="font-family: ArialMT,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Dan belanjakanlah harta bendamu di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik”. (QS Al-Baqarah 195) Namun demikian tidak semata-mata Allah memerintahkan hambanya untuk beramal shaleh melalui harta, kecuali Allah akan menggantinya dengan rezeki yang berlipat. Firman Allah:</span></span> “<span style="font-family: ArialMT,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: ArialMT,Italic,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan </em></span></span><em>oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas </em><span style="font-family: ArialMT,Italic,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>lagi Maha Mengetahui</em></span></span><span style="font-size: small;">”. (QS Al-Baqarah:</span>261). Firman Allah lainnya menyebutkan,</span></span> “<span style="font-family: ArialMT,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: ArialMT,Italic,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>Dan perumpamaan orang-orang yang</em></span></span><em> </em><em>membelanjakan hartanya karena mencari keridhoan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak didaratan tinggi yang disirami oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha </em><span style="font-family: ArialMT,Italic,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>Melihat apa yang kamu perbuat</em></span></span><span style="font-size: small;">”. (QS Al-</span>Baqarah: 265). Mengacu pada kedua ayat itu, kita harus yakin setiap apa yang kita keluarkan akan diganti oleh Allah dengan rezeki yang lebih besar. Tidak hanya menjadi investasi nanti kita di akhirat, namun di dunia pun balasan atas amal baik itu akan dipetik hasilnya. Ini menunjukkan kalau Allah Maha Pemurah dan Maha Kaya. Bahkan semakin banyak harta yang dishadaqahkan, maka akan semakin banyak balasan yang diberikan Allah kepada hambanya. Ustadz Yusuf Mansyur dalam bukunya The Miracle of Giving membuat apa yang disebut Matematika Sedekah. Yusuf Mansyur mencontohkan kalau 10-1 bukan hasilnya 9 tapi 19. Dasar dari Matematika Sedekah ini adalah surat Al-An&#8217;aam ayat 160 yang <span style="font-size: small;">berbunyi: “</span><span style="font-family: ArialMT,Italic,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>Barang siapa yang membawa amal</em></span></span><em> </em><em>baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya, dan barang siapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikit pun tidak </em><span style="font-family: ArialMT,Italic,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>dianiyaya (dirugikan)</em></span></span><span style="font-size: small;">”. (QS Al-An&#8217;aam: 160)</span> Jadi, bershadaqah merupakan ladang investasi kita dalam mencari keridhoan Allah. Selain itu, shadaqah juga bisa menjadi solusi ketika kita menghadapi kesulitan. Firman Allah:</span></span> “<span style="font-family: ArialMT,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: ArialMT,Italic,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>Dan orang yang disempitkan rezekinya</em></span></span><em> </em><em>hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan </em><span style="font-family: ArialMT,Italic,sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>kelapangan sesudah kesempitan</em></span></span><span style="font-size: small;">”. (QS Ath</span>Thalaaq: 7) Semoga kita senantiasa menjadi hamba yang selalu melakukan amal shaleh. Tentunya, setiap kita melakukan shadaqah, hanya dilandasi oleh keikhlasan untuk mencari ridho-Nya.</span></span>Wallahualam bissawab<span style="font-family: ArialMT,sans-serif;"><span style="font-size: small;">.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nurulihsan.com/?feed=rss2&amp;p=139</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Lantai Dua Masjid Nurul Ihsan Dimulai</title>
		<link>http://www.nurulihsan.com/?p=133</link>
		<comments>http://www.nurulihsan.com/?p=133#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 01:32:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nurulihsan.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Sesuai rencana yang telah dicanangkan para pengurus DKM Nurul Ihsan dan didukung sepenuhnya oleh warga Perumahan Griya Melati, maka pembangunan lantai dua Masjid Nurul Ihsan pun mulai
dilakukan. Seremoni awal pemugaran masjid dilakukan oleh Ketua RW 13 TBL Sony dan Ketua DKM Dede Suryadi, pada 2 April lalu. Tak hanya itu. Sebagai wujud kebersamaan, semua warga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.nurulihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/Peresmian1.gif"><img class="size-medium wp-image-134 alignleft" style="margin: 3px 4px;" title="Peresmian1" src="http://www.nurulihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/Peresmian1-300x200.gif" alt="" width="300" height="200" /></a>Sesuai rencana yang telah dicanangkan para pengurus DKM Nurul Ihsan dan didukung sepenuhnya oleh warga Perumahan Griya Melati, maka pembangunan lantai dua Masjid Nurul Ihsan pun mulai<br />
dilakukan. Seremoni awal pemugaran masjid dilakukan oleh Ketua RW 13 TBL Sony dan Ketua DKM Dede Suryadi, pada 2 April lalu. Tak hanya itu. Sebagai wujud kebersamaan, semua warga pun<br />
turut bergotong royong melakukan pengecoran. Rencananya, kegiatan gotong royong warga untuk pengecoran tahap selanjutnya akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 8 Mei 2010. Kegiatan itu sekaligus<br />
untuk menunjukkan kebersamaan warga Griya Melati dalam mewujudkan cita-cita bersama, yakni memiliki masjid yang representative dan multiguna. Maksudnya, selain berfungsi sebagai<br />
tempat ibadah, juga berfungsi untuk syi&#8217;ar da&#8217;wah Islam lainnya, seperti adanya perpustakaan, TPA, dan sebagainya. Dalam kesempatan ini, seluruh pengurus DKM Nurul Ihsan—khususnya Panitia Pembangunan Masjid Nurul Ihsan—ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga dan semua donator atas dukungannya, baik dana, tenaga maupun pemikiran. Abu Hurairah meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda, ”Allah pasti akan membangun sebuah istana di Surga bagi orang yang membangun masjid untuk beribadah dengan harta yang halal. Bahan bangunan Surga itu terdiri dari batu permata dan berlian.” (HR. ath-Tabrani). Hadits lain menyebutkan, “Barangsiapa membangun masjid hanya untuk mencari ridha Allah, niscaya akan dibangunkan istana baginya di Surga.” (HR. Al Bukhari-Muslim). Namun, tentu saja, karena pembangunan masjid belum selesai, Panitia masih membuka pintu lebar bagi seluruh hamba Allah yang ingin mendermakan hartanya untuk membantu pembangunan Masjid Nurul Ihsan. “Sesungguhnya orang-orang muk&#8217;min itu adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Kemudian mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjuang dengan harta dan jiwa pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.” (QS Al-Hujarat, 49:15; QS An-Nisaa,4:146).</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.nurulihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/kerjabaktimasjid.gif"><img class="alignnone size-medium wp-image-135" title="kerjabaktimasjid" src="http://www.nurulihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/kerjabaktimasjid-200x300.gif" alt="" width="200" height="300" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nurulihsan.com/?feed=rss2&amp;p=133</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
