Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi siapapun. Kewajiban menuntut ilmu ini tidak mengenal usia dan kasta, anak-anak dan orang dewasa
dari status sosial apapun diwajibkan menuntut ilmu.Nah, sebagai bagian dari program kerjanya, DKM Nurul Ihsan (akan) secara rutin menggelar pengajian dua mingguan khusus bagi tim Kompos dan
Satuan Pengaman (Satpam). Mereka akan beroleh kesempatan belajar dan mendalami ilmu agama Islam. Program pengajian ini merupakan yang kedua kalinya. Acaranya, secara khusus digelar di area
Kompos Perumahan Griya Melati (GM). Semangat dan keinginan yang tinggi untuk mempelajari ilmu agama terpancar dari wajah-wajah yang tak asing lagi bagi warga GM. Menggunakan pakaian koko dan peci,
mereka begitu khusyu mendengarka tausyiah yang diberikan penceramah. “Sebenarnya sudah lama kami ingin ada pengajian seperti ini,” ujar Ade, salah seorang tim Satpam GM. Read more…
Sebagai realisasi dari visi dan misi yang telah ditetapkan sebelumnya, Pengurus DKM Nurul Ihsan, dan warga Perumahan Griya Melati umumnya, insyaallah telah membulatkan tekad untuk melakukan pembangunan lantai dua Masjid Nurul Ihsan. Seremonial pencanangan pembangunan lantai dua Masjid Nurul Ihsan itu dilaksanakan dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang diselenggarakan Pengurus DKM Nurul Ihsan, pada 27 Februari 2010 lalu. Dalam kesempatan itu hadir Walikota Bogor, Diani Budiarto, yang membubuhkan tanda tangan pada spanduk yang telah disediakan sebagai simbolisasi dari rencana pembangunan tersebut. Hadir juga dalam acara itu Kepala Dinas Cipta Karya dan Kebersihan Kota Bogor, Lurah Bubulak, Ketua RW 13 TBL Sony, para ulama dan tokoh masyarakat lainnya. Dalam sambutannya, Diani mengapresiasi upaya yang dilakukan Pengurus DKM Nurul Ihsan untuk melaksanakan pengembangan masjid tersebut. Sebab, lanjut Diani, pada dasarnya DKM ini memiliki tiga fungsi, yakni memelihara masjid, memakmurkan masjid, dan mengembangkan potensi umat. Dijelaskan Diani, memelihara masjid bisa diartikan dengan menjaga kebersihan, keindahan dan kesucian masjid. Adapun yang dimaksud memakmurkan masjid adalah dengan melatih sholat berjamaah, majelismajelis ilmu atau kegiatan yang bermanfaat lainnya di masjid. Sedangkan mengembangkan potensi umat salah satunya dengan menggalang ZIS (Zakat, Infaq, dan Shodaqoh) dan mengelola dengan bank. “ZIS tidak harus dikelola oleh BAZDA (Badan Amil Zakat Daerah), tapi bisa dikelola sendiri oleh DKM. Hasil pengelolaannya, yaitu jumlah yang terkumpul dan pemanfaatannya, dilaporkan ke BAZDA Kota Bogor,” jelas Diani. Read more…

Bogor - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1431 Hijriyah dilakukan warga perumahan Griya Melati RW 13, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Kota Bogor Barat, dengan pencanangan perluasan Masjid Nurul Ihsan Griya Melati.
Tak tanggung-tanggung, warga melalui panitia dan DKM Nurul Ihsan pun mengundang Walikota Bogor, Diani Budiarto, jajaran pemerintah setempat, dan tak ketinggalan menghadirkan penceramah kondang Muhammad Hariri Abdul Aziz yang sering melakukan tausiyah di salah satu stasiun televisi pada Sabtu (27/2) pekan lalu. Ketua panitia acara, Otta Kamdhani yang didampingi Ketua DKM Nurul Ihsan, Dede Suryadi mengatakan, momentum Maulid mendorong semangat membangun dan memakmurkan masjid. “Tidak hanya membangun masjid secara fisik, tetapi juga memakmurkan masjid,” ujar Otta kepada Jurnal Bogor, akhir pekan. Read more…
Assalamualaikum wr wb.
Dear all grimelers ucap syukur kita ucapkan atas keberlangsungan acara semoga berkenan atas suguhan yang diberikan. Sebagai Danru PHBI saya haturkan terimakasih yang tak terhingga kepada para dewan pertimbangan, para komandan dan seluruh anggota pasukan serta warga GM khususnya ibu-ibu yang luar biasa sudah mengeluarkan effortnya sehingga acara dapat berjalan dengan baik juga kepada warga GM yang hadir kemarin.
Berkat kerjasama, keikhlasan dan doa kita bersama, Allah swt melancarkan acara yang telah kita rancang bersama. Adapun kekurangan yang ada mohon diterima dan menjadi evaluasi bersama untuk acara yang lebih baik lagi.
Wassalam
Ustadz Hariri Akan Berikan Taushiyah Pada Peringatan Maulid
Nabi Muhammad SAW di Perumahan Griya Melati, Bogor
Ustadz Hariri Akan Berikan Taushiyah Pada Peringatan MaulidNabi Muhammad SAW di Perumahan Griya Melati, Bogor
Insya Allah 27 Februari 2010, warga Perumahan Griya Melati khususnya, dan warga di sekitarnya, berkesempatan bisa melihat dan mendengarkan taushiyah langsung dari da’i kondang Bapak Ustadz Hariri. Kehadiran ustadz Hariri tersebut
bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh pengurus DKM Nurul Ihsan Perumahan Griya Melati RW13. Insyaallah, siraman rohani dari ustadz Hariri akan dilaksanakan pada jam 15.00 WIB di depan Masjid Nurul Ihsan. Dalam kesempatan ini Ustadz Hariri akan menyampaikan taushiyah menyangkut Maulid Nabi dan berinteraksi seputar agama Islam. Tentunya, seperti biasa taushiyah yang akan disampaikan Ustadz Hariri nanti akan dibawakan dengan gaya santai dan dialek anak muda yang gaul dan fungky. Kata “coy” yang sering dikemukakan dalam setiap kesempatan da’wahnya seolah menjadi trade mark Ustadz Hariri.
Siapa Ustadz Hariri? Pria kelahiran Cigondewah, Bandung, 12 Januari 1985 (20 Rabi’ul akhir 1405 H), ini memiliki nama Mohammad Hariri Abdul Aziz. Sepintas, penampilan Ustadz Hariri ini memang rada nyentrik. Rambutnya gondrong, berpakaian serba hitam, gemar memakai gelang di tangannya, bersepatu jenggel. Bahkan, ia mengecat rambutnya dengan warna merah. Tak heran, Hariri pun mendapat julukan “da’i rocker”. Tentu saja, lulusan Jurusan Tasawuf Psikoterapi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, ini punya alasan dengan penampilan nyentriknya. Misal, ia mengikuti sunnah Rasulullah yang memelihara rambut hingga bawah telinga. Bahkan sahabat Nabi, Ali bin Abi Thalib juga memanjangkan rambut yang panjangnya melebihi Rasul. Sedangkan busana hitam yang selalu dikenakannya terinspirasi dari Khalid bin Walid. Lebih dari itu, bagi Hariri penampilan modis tersebut semata-mata ia
jadikan ”pintu masuk” untuk mencapai khalayak sasaran dakwahnya. Bersama Jeffry Al-Buchori—ustadz yang disuka remaja lantaran bahasa gaulnya—Hariri kerap terjun untuk ”menggarap” para preman. Nama Hariri mulai meroket di kancah ”perustadan” nasional, ketika ia lolos babak 20 besar lomba Dai Televisi Pendidikan Indonesia (TPI), sebuah kontes pencarian daidai muda berbakat. Penampilannya yang nyentrik membuat Hariri disukai penonton.
Dalam beberapa episode eliminasi, namanya selalu unggul, sebelum akhirnya benarbenar terpilih sebagai pemenang.
Yuk, kita dengerin wejangan dan celotehan dari da’i yang gaul banget itu, coy!
DEWAN KEMAKMURAN MASJID NURUL IHSAN
PERUMAHAN GRIYA MELATI BUBULAK BOGOR BARAT
Jadwal Khotib Masjid Nurul Ihsan
TUGAS KERJA (JOB DESCRIPTION)
PENGURUS DKM NURUL IHSAN GRIYA MELATI BOGOR
PERIODE 1431-1434 H
I. BADAN PENASIHAT
Tugas Kerja:
- Memberikan masukan, arahan dan saran kepada Pengurus DKM agar roda organisasi dan program kerja bisa berjalan dengan baik sesuai dengan visi dan misi yang dicanangkan
II. KETUA UMUM
Tugas Kerja:
- Bertanggung jawab penuh atas jalannya roda organisasi dan mengontrol seluruh program kerja DKM agar bisa berjalan sesuai dengan visi dan misi yang dicanangkan
III. WAKIL KETUA UMUM
Tugas Kerja:
- Membantu Ketua Umum untuk mengontrol seluruh roda organisasi dan seluruh program kerja pengurus agar berjalan dengan baik, terutama di bidang dakwah, pendidikan dan peribadatan.
- Mewakili Ketua Umum jika Ketua Umum berhalangan
IV. SEKRETARIS I dan SEKRETARIS II
Tugas Kerja:
- Bertanggung jawab terhadap administrasi kesekretariaan pengurus DKM
- Mengarsipkan file-file, data-data kegiatan dari seluruh program kerja
- Mewakili Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum jika berhalangan hadir atas sepengetahuan Ketua Umum
Usulan Program Kerja:
- Mengaktifkan dan menata sekretariat Masjid
- Membuat kops surat dan amplop DKM
- Membuat standarisasi pembuatan surat DKM dan kepanitiaan
- Membuat kartu donatur masjid (infaq & shodaqoh) yang bekerja sama dengan bidang terkait Read more…
Assalamualaikum Wr. WB.
Alhamdulillah, tepat pada tanggal 10 Muharram 1431 H (1 Januari 2010) telah dikukuhkan para Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Ihsan Perumahan Griya Melati RW XIII Bogor periode 1431-1434 H.
Sebagai arah agar organisasi DKM ini berjalan dengan baik, kami memiliki visi dan misi sebagai berikut:
I. VISI:
MENCIPTAKAN KENYAMANAN DALAM BERIBADAH DAN MENGEDEPANKAN DAKWAH BIL HIKMAH SESUAI DENGAN TUNTUNAN SYARIAH ISLAM
Kenyamanan dalam visi tersebut diartikan dalam dua hal: lahiriah dan batiniah. Artinya, secara lahiriah masjid kita itu fisik bangunannya bagus sehingga kita nyaman beribadah di masjid tersebut.
Dan yang terpenting lagi adalah kenyamanan secara batiniah. Artinya, tak bisa kita pungkiri bahwa pemahaman Islam warga Griya Melati (GM) ini berbeda-beda. Perbedaan ini merupakan sebuah rahmah dan kekuatan tersendiri di GM ini.
Meski pemahamannya berbeda-beda tak membuat ukhuwah islamiyah dan silaturahmi kita terkikis.Malah seharusnya dipererat lagi. Insyaallah kalau sudah seperti itu, akan tercipta kenyamanan di masjid tercinta kita itu sehingga kita bisa beribadah dan lebih mendekatkan diri (ber-taqorrub) pada Allah dengan lebih khusyu.
Lalu, kata BIL HIKMAH diartikan sebagai sebuah strategi berdakwah yang dilakukan secara bijaksana dan baik. Diharapkan dengan cara berdakwah seperti itu akan lebih efektif untuk mengajak orang melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Sebagaimana firman Allah dalam Surat An Nahl ayat 125:
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah serta pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS An Nahl : 125) Read more…




















